Inisial H

Bagi kawan-kawan yang pernah mendengar atau menonton anime jepang yang berjudul Inisial D pasti tahu kan gimana kisah sang detektif tersebut? Nah kali ini saya akan mengulas Inisial H. Kerabat jauh sekali dari Inisial D.

Inisial H bukanlah sebuah komik ataupun anime Jepang melainkan sebuah fenomena lucu perpolitikan di Indonesia. Inisial H yang saya maksud adalah titel "Haji/Hajjah" yang disematkan oleh para politisi di negeri ini.

Kawan-kawan pasti sering melihat begitu banyak spanduk, baliho, poster, hingga selebaran para politisi ketika mereka mengkampanyekan diri mereka saat akan bertarung di pilkada ataupun di pemilihan legislatif. Semua memasang inisial H mereka seolah menggambarkan mereka ini layak dipilih di negeri mayoritas muslim Indonesia ini. Namun sangat disayangkan inisial H yang mereka sematkan di depan namanya untuk mayoritas politisi berbanding terbalik dengan nilai dan akhlaq seorang yang menyandang inisial H.

Contoh sederhana, ada seorang politisi merah (baca : PDIP) begitu luar biasanya  menyandang inisial H dalam setiap spanduknya namun jika melihat ruangannya di gedung dewan ada banyak botol miras kelas atas yang harganya ratusan bahkan jutaan rupiah..... mantap kan??? belum lagi dengan amalan-amalan dalam syariat Islam, pastinya ngga akan dikerjakan. pastinya masih banyak lagi contoh lainnya.

So... jangan mudah terperdaya oleh setiap politisi yang menyandang inisial H di depan namanya. Pastikan dulu apakah mereka layak menyandang inisial itu atau inisial H hanya dijadikan sebatas status sosial dan status politik untuk meraih keuntungan pribadi. 

oleh karena itu kudu jeli kita melihat apakah mereka yang menyandang inisial H itu rajin sholat, mengaji dan aktifitas keislaman lainnya. Minimal jika mereka menjaga shalat 5 waktunya maka politisi seperti ini bisa kita pilih di pilkada atau pileg nantinya.

last... selamat menganalisa dan memilih..... ^_^

0 komentar:

Posting Komentar